Khas Daerah

Eksistensi Batik Tabalong

Pemerintah Kabupaten Tabalong meluncurkan  batik khas daerah ini. Batik itu bermotif ikon kebanggaan, yaitu buah langsat. Namun motif tidak sekadar itu saja, melainkan juga dimasukan sejumlah motif ornamen suku Dayak. Dengan berbagai ornamen itu  menunjukan adanya kebersamaan di tengah kemajemukan masyarakat Tabalong, karena terdapat berbagai suku bangsa di dalamnya. Khususnya suku Dayak dan suku Banjar.

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani langsung yang meluncurkan batik itu. Ia berharap kain baju dengan berbagai corak menyamai kain sasirangan ini bisa menjadi kebanggaan warga setempat, serta bisa dipromisikan ke daerah lain. Supaya batik bisa terus dikenal dan terpromosikan di tengah-tengah masyarakat luas, Anang bertekad kedepan akan mewajibkan seluruh pegawai negeri sipil (PNS) mengenakannya di kegiatan-kegiatan resmi. Baik saat bekerja maupun di luar jam kerja.

“Kami melaunching batik Tabalong bersinar yang pada saat ini kami dan bapak ibu kenakan. Batik ini sebagai wujud kebersamaan di tengah kemajemukan masyarakat Tabalong,” katanya. Ungkapan tersebut disampaikan pada Hari Jadi Emas ke 50 Kabupaten Tabalong di halaman Pendopo Bersinar Pembataan. yang dilaksanakan pada tanggal 2 Desember 2015 dua tahun silam.

Sekarang di Tahun 2018, terlihat jelas selain PNS/ASN yang selalu menggunakan batik khas Tabalong ini di hari Kamis, masyarakat juga sudah banyak menggunakan batik ini misalnya saja pada saat menghadiri acara resepsi perkawinan, undangan maulid, mengikuti ibadah di gereja pada hari minggu, bahkan pada hari pasar (sabtu) di Pasar Mabuun dan Pasar Tanjung terlihat banyak yang mengenakan Batik Khas daerah ini.

Bagi yang ingin membeli kain khas tabalong ini bisa mendapatkan di POKTA ( Pusat Oleh-oleh Khas Tabalong ) yang belokasi di Jalan Ir.PHM Noor Tanjung. disana terdapat berbagai corak dan motif terbaru dengan varian harga yang dapat disesuaikan dengan isi kantong anda.

To Top
%d blogger menyukai ini: